Berbagai Akibat dan Cara Mengatasi Pemanasan Global yang Harus Kita Ketahui

Pemanasan global atau global warming merupakan isu yang sedang hangat dibicarakan akhir-akhir ini, terutama menjelang dan ketika memperingati Hari Bumi. Hal yang tak terlepas dari pembicaraan mengenai pemanasan global adalah akibat dan cara mengatasi pemanasan global. Akibat atau dampak dari pemanasan global memang tidak main-main, di mana keadaan ini dapat menyebabkan ketidakstabilan iklim hingga terganggunya ekosistem.

Akibat dan Cara Mengatasi Pemanasan Global

Akibat dan Cara Mengatasi Pemanasan Global

Akibat pertama yang sekarang sudah mulai terasa dari pemanasan global ini adalah iklim yang mulai tak stabil. Ilmuwan memperkirakan bahwa belahan Bumi bagian utara mengalami kenaikan suhu melebihi daerah-daerah lainnya di Bumi. Beberapa gunung es akan mencair lalu daratan menjadi semakin kecil. Perubahan iklim ini akan menyebabkan beberapa daerah yang sebelumnya dapat mengalami hujan salju ringan, kini tak akan mengalaminya kembali. Musim tanam juga akan berlangsung lebih panjang pada beberapa area.

Akibat kedua adalah meningkatnya permukaan air laut. Hal ini terjadi sebagai akibat dari menghangatnya atmosfer sehingga permukaan laut juga akan turut menghangat. Volume laut akan membesar serta permukaan laut akan semakin tinggi.

Pemanasan global juga turut mencairkan es di bagian kutub terutama di Greenland sehingga volume air laut makin bertambah. Perubahan ini akan mempengaruhi kehidupan yang ada di pantai. Kenaikan air laut yang terjadi kemungkinan akan menenggelamkan enam persen negara Belanda, tujuh belas koma lima persen Bangladesh serta banyak pulau di seluruh dunia

 Kenaikan ini juga dapat menutupi daerah Everglades di Florida, Amerika Serikat, serta menenggelamkan sebagian dari rawa-rawa di pantai Amerika. Negara maju yang kaya akan berusaha untuk melindungi wilayah pantainya, sementara negara berkembang yang cenderung miskin hanya akan melakukan evakuasi pada warganya yang bertempat tinggal di sekitar pantai.

Dampak dari pemanasan global selanjutnya yang kini juga sudah mulai kita rasakan adalah meningkatnya suhu global. Peningkatan suhu ini dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Di Kanada bagian selatan, curah hujan akan semakin tinggi dan masa tanam menjadi lebih lama sehingga mereka akan memperoleh keuntungan. Akan tetapi di beberapa bagian benua Afrika justru akan mengalami kerugian karena lahan pertanian untuk negara tropis semi kering justru tidak bisa tumbuh.

Pada beberapa daerah yang memiliki pertanian gurun serta menggunakan irigasi dari beberapa gunung bisa menderita apabila kumpulan salju atau snowpack pada musim dingin mencair sebelum mencapai puncak masa tanam.

Meningkatnya suhu secara global dapat menyebabkan tanaman pangan serta hutan mengalami serangan dari serangga dan juga penyakit tanaman yang jauh lebih hebat. Dampak ini ternyata lebih dahsyat dari sekedar suhu udara yang semakin memanas.

Akibat dan cara mengatasi pemanasan global selanjutnya terkait dengan gangguan ekologis. Global warming tak hanya mempengaruhi manusia namun juga tumbuhan dan hewan karena keduanya sangat sulit atau bahkan tidak bisa sama sekali untuk menghindar dari bahaya pemanasan global ini. Karena sebagian besar dari lahan tempat tinggal telah dikuasai oleh manusia, maka tumbuhan dan juga hewan akan semakin berkurang jumlahnya dan kesulitan untuk mencari tempat tinggal baru.

Hewan mungkin akan menuju daerah pegunungan guna bermigrasi. Tumbuhan akan tumbuh menuju daerah baru dikarenakan habibat awalnya menjadi sangat hangat. Namun, bisa jadi pembangunan manusia dapat menghalangi migrasi ini. Dapat diperkirakan pula bahwa akan ada beberapa spesies yang punah karena tidak mampu bertahan hidup pada saat pemanasan global.

Dampak lain yang mungkin terjadi adalah adanya dampak politik dan sosial. Perubahan yang terjadi pada cuaca serta lautan sangat mungkin menimbulkan beberapa penyakit baru yang masih berkaitan dengan panas atau heat stroke serta kematian. Temperatur yang kian meningkat dapat menyebabkan kegagalan pada panen sehingga dapat muncul malnutrisi serta kelaparan.

Dampak lainnya ialah banjir, kebakaran serta badan karena es di kutub mencair serta banyaknya hutan yang dibakar. Bencana yang terjadi juga sangat mungkin menyebabkan banyak manusia mengungsi atau berpindah lokasi ke tempat baru yang dirasa lebih aman.

Penyakit lain yang dapat terjadi sebagai akibat dari perpindahan ini meliputi defisiensi mikronutrien, penyakit kulit, diare sampai dengan trauma psikologis. Pergeseran ekosistem ini sangat membuka kemungkinan untuk terjadinya penyebaran berbagai penyakit melalui media air ataupun melalui vektor.

Melihat banyak dan betapa berbahayanya dampak pemanasan global di atas, diperlukan pengetahuan mengenai akibat dan cara mengatasi pemanasan global agar kita mengetahui bagaimana menekan dampak negatif dari pemanasan global.

Beberapa cara yang dapat diterapkan adalah dengan menanam pohon dan mengikuti gerakan go green. Dengan semakin banyaknya pohon maka Bumi akan memiliki paru-paru dunia dan dapat “bernapas” dengan lega sehingga suhu Bumi dapat kembali turun. Gerakan menanam pohon ini sudah digalakkan oleh pemerintah, lembaga swasta pecinta lingkungan, Unit Kegiatan Mahasiswa di kampus-kampus hingga beberapa perusahaan besar.

Pohon berkayu yang berguna sebagai tempat resapan air ini bisa ditanam di halaman rumah kita. Kita bisa memulainya dengan menanam satu pohon terlebih dahulu dan turut serta mengajak orang lain seperti teman dan tetangga untuk turut menanam pohon pula.

Akibat dan Cara Mengatasi Pemanasan Global

Akibat dan cara mengatasi pemanasan global juga erat kaitannya dengan kendaraan bermotor. Asap dari hasil pembakaran bahan bakar dalam jumlah besar akan menjadi polusi udara dan merusak lapisan ozon. Dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, kita dapat turut menyelamatkan Bumi dari bahaya global warming. Gunakan transportasi umum untuk berpindah lokasi sehari-hari. Apabila jarak yang ditempuh cukup dekat, lebih baik berjalan kaki daripada menggunakan kendaraan bermotor.

Indonesia memang belum menerapkan konsep green city secara sepenuhnya dengan menggunakan sepeda sebagai moda transportasi sehari-hari seperti beberapa negara maju di Asia dan Eropa. Langkah pemerintah yang telah dilakukan antara lain adalah dengan memberlakukan car free day atau hari bebas mobil tiap akhir pekan di jalan-jalan protokol guna mengurangi kemacetan serta polusi udara. Kita dapat turut mendukung gerakan ini dengan tidak menggunakan kendaraan bermotor di akhir pekan dan beralih dengan sepeda.

Cara lainnya dalam mengatasi global warming adalah dengan menghemat listrik. Listrik merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam kenaikan suhu secara global. Dengan mengurangi pemakaian listrik, kita tak hanya menghemat pengeluaran namun juga membantu mengatasi pemanasan global.

Matikan lampu dan alat elektronik apabila telah selesai digunakan atau tidak sedang digunakan. Pemerintah dapat turut menjadi contoh masyarakat dalam menghemat listrik dengan cara mematikan lampu di pinggir jalan ketika siang hari tiba.

Kemudian, yang tak kalah penting adalah tidak melakukan tindakan illegal logging atau penebangan hutan secara liar. Illegal logging dapat merugikan negara, menyebabkan banjir, berkurangnya paru-paru dunia dan semakin meningkatnya suhu global.

Demikian beberapa akibat dan cara mengatasi pemanasan global yang bisa kita mulai dari sekarang dari hal-hal kecil di sekitar kita. Jangan lupa untuk membaca artikel berikutnya mengenai Cara Mengatasi Pemanasan Global.

2 komentar:

  1. cara mengatasi pemanasan global memang perlu kita ketahui mengingat dampaknya yg sangat buruk

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya memang kita perlu mempunyai kesadaran sendiri

      Hapus

 
Blogs Directory Science Blogs
Science blogs Top  blogs